6 Bulan Pertama Di Universitas Brawijaya
Tahun 2018 bisa dibilang merupakan tahun yang paling menyenangkan bagi gua. Sebab di tahun inilah salah satu impian besar gue alhamdulillah bisa tercapai. Yakni kuliah di PTN. Yaap dari dulu gue pengen banget bisa kuliah di PTN. Dan Alhamdulillah sekarang gua bisa kuliah di salah satu Universitas yang paling gua idam-idamkan sejak gua SMK dulu. Universitas Brawijaya. Ya itulah kampus yang selalu gua sebutkan disetiap doa gua biar bisa terdaftar sebagai mahasiswanya. Asiiikkk..... Alasan gua ngincer itu kampus, karena menurut gua saat itu bisa kuliah di Malang merupakan suatu hal yang menarik. Selain dikenal sebagai kota yang memiliki destinasi wisata yang banyak, Malang juga terkenal akan suasana kota nya yang damai, aman, tentram, dan pokoknya sangat jauh berbeda dengan Jakarta. Hal inilah yang membuat gua semakin mantap untuk memilih Universitas Brawijaya sebagai tempat untuk menuntut ilmu gua selanjutnya.
Oiyaa perjuangan gua buat masuk di Universitas Brawijaya itu bisa dibilang sangat luar biasa. Sebab seperti yang gua katakan di awal. Gua ini merupakan lulusan dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Seorang lulusan SMK sangat identik dengan yang namanya kerja. Jarang sekali yang memutuskan untuk melanjutkan kuliah apalagi memilih PTN sebagai pelabuhan selanjutnya. Tapi karena gua seorang lulusan SMK yang punya mimpi besar untuk kuliah di PTN, maka dari itu gua memutuskan untuk mengikuti SBMPTN yang sebenarnya sih sejak awal gua sedikit ga yakin. Apa seorang Lulusan SMK bisa bersaing memperebutkan kursi di PTN dengan para lulusan SMA bahkan para gapyear yang terlebih dulu telah mencicipi persaingan SBMPTN. Dan Alhamdulillah ternyata gua diizinkan oleh Allah untuk mencicipi kuliah di salah satu kampus terbesar di Indonesia.
Nah, itulah sedikit pembahasan mengenai awal keinginan gua untuk melanjutkan kuliah di PTN serta bagaimana perjuangan awal gua untuk mewujudkan cerita tersebut. Tapi pada kesempatan kali ini, gua gak akan membahas tentang bagaimana perjuangan gua untuk mewujudkan keinginan tersebut secara detail lagi. Tapi gua akan membagikan membagikan pengalaman gua selama gua berkuliah di UB ataupun selama gua tinggal di Malang. Oke tanpa banyak omong lagi langsung ajaa..
Pertama kali, gua menginjakkan kaki di Malang itu pada tanggal 8 Agustus 2018. Setelah tanggal itulah gua mulai merasakan perbedaan yang belum pernah sekalipun gua rasakan sebelumnya. Yaap betul, sejak saat itulah gua melakukan semua hal secara sendiri. wkwkwkwk, lebay amat. Mulai dari beli makanan sendiri, nyuci baju sendiri, merapikan kost sendiri, dan masih banyak yang lainnya. Maklum, gua itu bisa dibilang merupakan orang yang terlalu mengandalkan orang tua khususnya ibu gua tercinta wkwk. Bahasa kasar nya gua belum bisa mandiri wkwkw. Tetapi sejak saat itulah, kemandirian merupakan hal pertama yang bisa gua dapatkan di sana.
Lanjut pada saat pertama kuliah. Pertama kuliah yang gua maksud disini adalah pada saat ospek Universitas. Ospek Universitas Brawijaya itu disebut sebagai Raja Brawijaya. Saat itu tanggal 14 Agustus, tepat pukul 04.00 pagi gua berangkat menuju kampus untuk mengikuti kegiatan ospek tersebut. Kenapa berangkat jam segitu? emang dari peraturan sananya wkwkwkwk. Gua inget banget waktu itu hujan rintink-rintik menemani gua saat ospek. Oiya jadi tuh, di Universitas Brawijaya setau gua memiliki 3 rangkaian ospek untuk menyambut para mabanya antara lain ospek Univ, Fakultas, dan Jurusan.
Setelah mengikuti rangkaian ospek, pada tanggal 20 agustus 2018 gua mulai kuliah perdana gua. Ketika pertama kali gua memasuki kelas gua dan melihat teman sekelas gua untuk pertama kalinya yang ada dipikiran gua hanya "Ini pasti pada pinter-pinter banget kali yak". Yap disitu gua mulai merasa minder karena gua sadar gua merupakan lulusan SMK yang bisa dibilang kurang Relate lah dengan dunia perkuliahan khususnya di PTN. Tapi lambat laun, gua mulai merasa percaya diri. Dan perkuliahan gua sejauh ini, juga bisa dibilang lancar - lancar jaya.
Berhubung gua bingung ngelanjutin cerintanya, gua minta maap ya sebelumnya kalau jalan ceritanya lompat-lompat. Maklum bukan penulis handal. Jadi kayaknya dikesempatan kali ini, gua cuma mau cerita garis besar nya aja kwkwkw. Untuk cerita-cerita lebih detailnya insyaallah bakal gua bikin ceritanya secara terpisah sesuai tema aja yaa....
Ok langsung aja dah, gua mau cerita tentang keadaan kota Malang. Pertama kali gua menginjakkan kaki di Malang, ekspektasi gua tentang kota Malang yang merupakan kota yang dingin itu teryata salah besar cuyy... Malang tak seperti yang gua kira duluu. Disini tuh panas banget kalo siang gajauh beda dengan Jakarta wkwkwk. Tapi yang bikin gua kagum disini tuh suasana kota nya yang aman dan damai. Tingkat kewaspadaan gua terhadap kriminalitas itu menurun drastis dibanding di Jakarta dulu yang setiap saat harus waspada akan tindak kriminalitas. Entah kenapaa gua mulai merasakan akan hal ini.. Trus penduduk Malang itu cenderung lebih ramah dan baik lohhh wkwkwk.
Mungkin itu dulu aja kali ya yang gua bisa share disini. semoga dapat bermanfaat bagi kalian yang membacanya wkwk. mohon maaf kalo ada salah - salah kata. Oiya jujur disini gua gak bemaksud untuk membandingkan kota Jakarta dengan Kota Malang, gua hanya ingin membagikan cerita yang selama kurang lebih 6 bulan ini telah gua rasakan di kota Malang. Terima kasih
Komentar
Posting Komentar